August 5, 2021

Situs Taruhan Online Terpercaya

Teraman & Terbaik Di Indonesia

Donald Trump Gugat Hasil Pemilu AS 2020, Ini Reaksi Kubu Joe Biden

Donald Trump Gugat Hasil Pemilu AS 2020, Ini Reaksi Kubu Joe Biden

Team kampanye joe biden menyebutkan tuntutan donald trump ke pengadilan pada hasil pemilu amerika serikat 2020 tidak bermanfaat. Tuntutan trump ditunjuk memiliki sifat oportunitis.

“ini untuk membuat kesempatan untuk mereka untuk berpesan palsu mengenai apa yang berlangsung diolah penyeleksian.” tutur bob bauer. Pakar hukum di tim joe biden. Seperti dikutip ap news. Senin (9/11/2020).

Bob bauer berbicara team donald trump. “terus menerus menunjuk ada hal yang tidak reguler. Ketidakberhasilan metode. Serta manipulasi tanpa pangkalan.”

Selama ini. Donald trump protes manipulasi pada pemerintahan negara sisi serta service pos as.

Salah satunya usaha donald trump ialah penghitungan suara disetop supaya tidak hitung suara yang baru ada sesulit hari pencoblosan tanggal 3 november. Team joe biden minta supaya penghitungan masih diteruskan.

Team joe biden ambil jargon “count every vote” (kalkulasi tiap suara).

“rakyat tidak dibungkam. Di-bully. Atau berserah. Tiap suara harus dihitung.” tutur joe biden lewat twitter.

Donald trump sudah berkali-kali menjelaskan di muka umum jika ia menginginkan bisa memenangi penyeleksian lewat pertarungan pengadilan (selaku usaha banding dari kemenangan dalam pengambilan suara).

Seperti dikutip livescience. Pada pilpres as 2000. Gubernur texas george w. Bush menaklukkan wakil presiden al gore. Tidak dengan terang mempunyai suara paling banyak yang memberi dukungan. Tapi lebih efisien menantang pertarungan di pengadilan sesudah hasil florida yang demikian kabur.

Tetapi baik bush atau gore tidak menyebutkan penyelewengan hukum saat sebelum pemilu betul-betul berlangsung (tidak seperti trump). Gore berusaha untuk lakukan perhitungan ulangi. Sedang bush berusaha untuk hentikan perhitungan ulangi.

Trump sendiri sudah lakukan usaha saat sebelum hari penyeleksian untuk menahan orang memberi suara di negara sisi yang menjadi kunci. Advokat republikan sudah menebar ke semua negeri untuk menyulitkan pengambilan suara. Tetapi selama ini cara itu gagal.

Undang-undang federasi menjelaskan jika negara sisi harus mengakhiri opsi pemilih mereka pada 8 desember. Lantas pada 14 desember. Instansi penyeleksian memberi suara mereka. Pada waktu itu. Proses perhitungan sudah usai.

Bila semakin banyak suara trump. Ia akan memperoleh pengukuhan ke-2 . Bila semakin banyak suara untuk biden. Ia bisa menjadi presiden dipilih yang resmi di luar capaian tuntutan pengadilan.

Walau trump sudah menampik untuk memiliki komitmen pada transfer kekuasaan secara nyaman. Ia belum secara eksplisit menjelaskan ia akan menampik hasil bahkan juga di saat ini. Ini bisa menjadi yang pertama kali dalam riwayat amerika.

Ditanyakan adakah presiden yang sempat menyaratkan penampikan untuk terima hasil pemilu. Bruce schulman. Seorang sejarawan di kampus boston. Menjelaskan tidak ada.

“tidak ada preseden yang betul-betul semacam itu.” tutur schulman.

Pada 1824. Andrew jackson. John quincy adams. Henry clay serta william crawford semua mencalonkan diri selaku presiden. Tidak ada yang memenangi penyeleksian sebagian besar di perguruan tinggi serta dpr pilih adams selaku presiden.

Kontes konferensi 1876 usai saat republikan rutherford b. Hayes janji ke konferensi demokrat jika dia akan akhiri rekonstruksi selaku imbalan atas suara mereka. Itu masih jadi salah satunya kejadian terpenting dalam riwayat amerika. Namun pada masalah ini. Yang kalah masih terima hasilnya.

Dalam helaian hukum. Sedikit yang dapat dikerjakan trump untuk menjaga kekuasaannya.

“biden ke gedung putih serta dinas rahasia menjaga trump keluar. Itu yang akan berlangsung. Seluruh karyawan negeri pemerintahan. Tiap karyawan amerika serikat melapor ke joe biden pada waktu itu.” tambah saphiro. Seorang ahli politik asal as.

Seorang sejarawan kampus stanford jonathan gienapp menjelaskan. Penampikan trump untuk memiliki komitmen pada transfer kekuasaan secara nyaman membuat kemampuan lembaga amerika ditanyakan.

Konstitusi sendiri tidak mempunyai pelindungan langsung untuk pastikan perdamaian serta kebalikannya mengasumsikan jika tiap orang yang terjebak dalam pemilu mempunyai loyalitas yang serupa untuk patuhi hasil.

“kami mempunyai instansi yang bisa diundang untuk mengatasi konflik atau menampik perampasan kekuasaan yang menyalahi hukum. Tapi pelindungan yang ingin memutuskan permasalahan lebih memiliki sifat diplomatis dibanding konstitusional.” sambungnya.

“selanjutnya. Peralihan akan berlangsung serta pemerintah baru selekasnya diwujudkan. Lalu pemerintah lama harus pergi.” tambah shapiro.

Yok. Turuti cerita dari endrik atau yang lain dalam program berani berbeda. Hasil kerjasama di antara sctv. Indosiar bersama medium digital liputan6.com serta merdeka.com.

 

error: Content is protected !!