October 17, 2021

Situs Taruhan Online Terpercaya

Teraman & Terbaik Di Indonesia

Kisah Penyelam Amatir India, Bantu Polisi Selamatkan 100 Nyawa Lebih

Kisah Penyelam Amatir India, Bantu Polisi Selamatkan 100 Nyawa Lebih

Sepanjang tahun lama waktunya. Seorang yang cuman memakai nama shiva ini terus menolong polisi untuk mendapati jasad di danau hussain sagar di kota hyderabad. India selatan. Satu hari dia sempat juga hentikan seorang yang akan melonjak bunuh diri. Itu lah pertamanya kali ia selamatkan nyawa seorang.

Shiva menjelaskan jika dianya berumur seputar 10 tahun pada waktu itu. Ia berjumpa dengan sekumpulan polisi yang tawarkan beberapa uang untuk siapa yang dapat bawa mayat dari kolam itu. Hal tersebut karena polisi di india kekurangan dana serta kurang terbiasa. Yang menyebabkan banyak polisi tidak mengenali bagaimanakah cara berenang.

Mereka pun tidak dikasih dana untuk sewa seorang penyelam profesional. Oleh karena itu. Sering mereka memercayakan penataan tidak resmi serta beresiko itu.

Pada waktu itu shiva ajukan diri serta mereka kaget.

“mereka awalannya menampik dengan menjelaskan jika saya masih begitu muda. Tetapi saya menyakinkan mereka.” ingat shiva seperti diambil dari bbc. (9/11/2020).

Shiva lakukan perkejaan penuh resiko itu berpenghasilan 40 rupee india. Yang sekarang berharga seputar $ 0.54 (rp rp 7.614). Tapi pada waktu itu nominal itu ialah jumlah yang pantas.

Pekerjaan itu dia kerjakan pada 20 tahun lalu. Serta sekarang dianya telah berumur 30 tahun serta tetap menolong polisi di tempat.

Shiva tinggal berdekatan dengan hussain sagar. Satu danau bikinan besar yang ada di jantung kota.

Danau ini adalah tempat rekreasi yang terkenal dan dipakai selaku festival ganesha untuk memasukkan berhala dewa hindu.

Patung-patung yang remuk di bawah air. Tangkai besinya diambil oleh shiva lalu dipasarkan ke pendaur ulangi. Tetapi danau itu adalah tempat di mana orang tiba untuk mati. Serta shiva kerap menolong polisi untuk keluarkan mayat itu dari air.

Disamping itu. Kadang dianya menolong mereka untuk cari mayat di sungai atau danau yang lain di kota.

Pekerjaanya bukan sekedar memikat badan orang mati keluar dari danau. Tapi ia kerap selamatkan beberapa orang yang akan pengin melonjak ke air. Kadang sesudah atau setelah peristiwa dari kejadian melonjak itu. “saya tidak dapat hitung seberapa banyak jasad yang saya dapatkan. Tapi saya sudah selamatkan 144 nyawa.” bebernya. Sekarang ia latih istrinya untuk berenang. Supaya istrinya bisa menolong ambil badan wanita.

Inspektur b dhanalakshmi. Yang ditaruh di kantor polisi dekat danau itu mengaku jika shiva sudah benar-benar menolong pekerjaan mereka.

“saya tidak bisa pastikan seberapa banyak orang yang ia menyelamatkan sepanjang tahun. Tapi saya percaya jika banyaknya lebih dari 100.” ucapnya.

Bunuh diri tetap jadi kejahatan di india. Beberapa orang yang sudah ditolong oleh shiva larikan diri. Bahkan juga saat sebelum dianya panggil faksi berwajib.

Shiva menjelaskan dianya belum pernah mengenali orangtuanya. Dia habiskan sejumlah besar periode kecilnya di jalanan. Secara singkat di panti bimbingan. Di saat spesifik. Dianya tidak bisa pastikan berapakah umurnya pada waktu itu. Sebab dianya mulai tinggal dengan seorang wanita serta anak-anaknya yang tunawisma.

Shiva makin dekat sama beberapa anak itu serta salah satunya putranya yang mengajarinya langkah untuk berenang. Ketrampilan itu yang mengganti jalan hidupnya.

“saya sudah kehilangan banyak rekan sepanjang tahun karena ketagihan. Penyakit. Kelaparan. Kecelakaan.” ucapnya.

Pria yang dia anggap saudara. Lakshman. Secara tidak menyengaja terbenam serta seorang sahabat yang lain wafat waktu coba selamatkan.

Shiva berbicara. Karena dianya tidak dapat selamatkan mereka. Karena itu ia coba membayarnya dengan selamatkan seseorang. Selamatkan nyawa memeberinya uang tambahan. Kadang orang yang ditolongnya bayar selaku pernyataan terima kasih.

Liputan jurnalis lokal membuatnya ia selebritas kecil serta memberikannya peranan kecil dalam film telugu. Tetapi untuk shiva dianya tidak memandang jika selamatkan nyawa selaku satu pekerjaan. Ucapnya pola beberapa orang yang melakukan tindakan bunuh diri itu beragam. Dari desakan ujian sampai perselingkuhan yang keliru. Sampai konflik keluarga serta penderitaan keuangan.

Dia menjelaskan. Kadang orang-tua coba bunuh diri saat mereka sudah ditinggal oleh beberapa anak. Shiva belakangan ini menjelaskan jika ia menyaksikan seorang pria melonjak ke danau. Karena ketakutan atas virus corona covid-19.

Rekan dari pria itu selanjutnya melonjak untuk selamatkannya serta shiva ikut juga terjun. Tetapi shiva cuman bisa selamatkan temannya. Ia menjelaskan anggota dari keluarga yang wafat itu bahkan juga tidak ambil mayatnya. Karena takut akan terjangkitnya virus crona covid19.

“jadi saya mengkremasinya.” kata shiva.

“saya selamatkan pria yang lain menjelaskan jika keluarganya mulai mengabaikannya semenjak menduga ia itu terserang virus.” sambungnya.

Tapi kerjanya harus dibayarkan mahal. Sebab hussain sagar benar-benar terkontaminasi serta shiva menyelam di dalam danau itu tiada peralatan yang ideal. Seorang menjelaskan jika ia sudah meningkatkan ruam kulit serta penyakit lain. Terhitung tifus.

“tidak ada waktu untuk menempatkan persneling. Anda harus bereaksi cepat. Bila anda menyaksikan seorang melonjak. Anda harus selekasnya melonjak.”

Danau itu bau busuk sepanjang musim panas serta ular umumnya diketemukan di pantainya. Tapi shiva tidak merencanakan untuk berpindah dari sana.

“saya pengin tinggal di sini.” katanya.

“cuman bila saya tinggal di sini. Saya dapat selamatkan nyawa. Kepuasan selamatkan hidup ialah fokusnya.” sambungnya.

 

 

error: Content is protected !!