October 17, 2021

Situs Taruhan Online Terpercaya

Teraman & Terbaik Di Indonesia

Deretan Maskapai di Dunia yang Terancam Bangkrut Imbas Covid-19

Deretan Maskapai di Dunia yang Terancam Bangkrut Imbas Covid-19

Mempunyai pemerintah dengan bujet negara yang besar jadi satu kunci untuk keselamatan usaha maskapal penerbangan sepanjang wabah covid-19 ini.

Menurut salah satunya riset bloomberg. Maskapal penerbangan yang sedikit memperoleh dukungan dari eksekutif pemerintahnya berkemungkinan besar untuk pailit.

Dengan memakai sistem z-score yang ditingkatkan oleh edward altman pada tahun 1960 untuk meramalkan satu kemunduran. Faksi bloomberg menganalisis beberapa data ada dari bermacam jenis maskapal penerbangan komersial. Untuk mengenali yang mana akan alami kehancuran keuangan.

Dibanding dengan analisis sama yang dikerjakan di bulan maret lalu. Waktu virus covid-19 pertamanya kali menebar di luar china ke arah eropa. Hasil laporan memberikan dampak paling berpengaruh diraskan oleh maskapal penerbangan di negara barat.

Merilis bloomberg. Senin (2/11/2020). Minimal 4 dari 10 maskapal penerbangan pada masa itu telah bangkit kembali perlahan terkecuali untuk yang di asia.

Daftar maskapal yang kesusahan saat ini semakin banyak diisi oleh maskapal dari afrika. Serta amerika latin. Di mana salah satunya bahkan juga mulai melipat administrasi pengurusannya. Faksi dari medview airlines plc. Precision air serviss ltd. Grupo aeromexico sab. Serta gol linhas aereas intelegentes sa. Juga sekarang ini belum juga memberi respon responnya untuk rumor itu.

Airasia grup bhd serta azul sa menampik untuk memberi komentar. Sedang thai airways international pcl mengatakan jika gagasannya untuk lakukan organisasi ulangi akan diusulkan ke central bankruptcy court pada tahun akhir ini serta janji untuk penuhi loyalitas perusahaannya ke kreditur.

Jubir dari pakistan international airlines corp menjelaskan jika meskipun data memberikan kekurangan maskapal melewati asset yang ada sekitar 4x. Kenyataan yang ada malah berlainan.

“kenyataan yang ada malah berlainan. Sebab kekurangan itu di garansi serta service yang ada dikerjakan lewat bujet pemerintahan. Dengan demikian keadaan ini sesungguhnya tidak tepat dengan yang diperlihatkan. Selaku perbedaan keadaan kami lumayan baik.” terang juru bicara pakistan international airlines.

Asia pun tidak kecuali terimbas dari kritis ini. Maskapal airasia saat ini memiliki utang perusahaan seputar usd 15 miliar. Serta dari faksi malaysia airlines. Masih tidak ada kejelasan. Direktur dari peningkatan aviasi di malaysian aviation commision. Germal singh. Mengatakan jika belakangan ini faksi pemerintahan kelihatannya mengatakan tidak untuk mengintervensi rumor kritis ini.

Di amerika latin. Groupo aeromexico sab bulan kemarin memperoleh utang kemunduran. Sesaat maskapal penerbangan paling besar di kolumbia. Avianca holdings sa. Masih menanti keputusan dari pengadilan untuk sokongan gagasan keuangan sekitar usd 2 miliar.

Presiden mexico. Andres manuel lopez obrador lakukan bailout untuk beberapa perusahaan besar. Sesaat pengadilan kolumbia memblok usd 370 juta dana tunjangan pemerintah untuk avianca. Sesudah beberapa wargamenyuarakan keresahannya pada minimnya garansi.

Bertentangan dengan banyak wilayah di asia. Meskipun singapore airlines. Ltd harus menggunting seputar 20 % tenaga kerjanya. Tetapi mereka sukses kumpulkan usd 11 miliar dari utang yang di sokong oleh investor temasek holding pte. Cathay pacific airways ltd. Yang menggunting beberapa tenaga kerjanya kumpulkan miliaran usd dari tunjangan pemerintah hong kong.

“banyak usaha serta performa baik dari pemerintah untuk menyangga keadaan keuangan dari beberapa perusahaan maskapal penerbangan itu.” kata direktur international air transport association. General alexandre de juniac di bulan kemarin.

“tetapi hal sama sayang belum ada di amerika latin. Kita masih menyaksikan kemunduran. Di mana beberapa perusahaan maskapal lagi membakara dananya sampai tahun depannya.”. “tanpa kontribusi keuangan. Banyak perusahaan maskapal tidak bertahan minimal sampai musim dingin.” lebih juniac.

Sistem z-score sendiri memakai 5 faktor. Yakni. Likuiditas. Solvabilitas. Keuntungan. Dampak. Serta performn keuangan terkini. Sistem mode ini dipandang oleh altman pada interviunya pada tahun 2008 . Memiliki nilai ketepatan dari 80 % sampai 90 %.

Score di bawah angka 1.8 ditandai beresiko akan kemunduran dalam kurun waktu dua tahun. Semetara untuk angka yang dekat sama score 3. Mengisyaratkan perusahaan itu ada dalam status aman.

Dari beberapa maskapal yang telah disebut. Virgin australia holdings ltd serta nok airlines pcl. Dipandang jadi aviasi yang paling terancam. Virgin australia sendiri saat ini sedang jalani susunan ulangi di bawah kepimpinan baru bain capital lp. Sementar nok airlines sudah ajukan dana untuk bankruptcy court negaranya untuk maksud pemulihan usaha.

Berdasar data analisis dari bloomberg intelligence. Secara rerata ada kemunkingan 12.6 % maskapal penerbangan akan menggagalkan pesanan pesawat dari airbus.

Keadaan bahkan juga akan jauh tambah jelek untuk boeing. Yang memiliki peluang 14 % untuk pemabatalan produksi. Dengan american airlines grup serta united airlines berkemungkinan besar mengganti gagasan besar mereka.

Menurut riset bi. George ferguson yang dicatat pada 10 oktober lalu. Sekitar 900 pesawat dari macam boeing serta airbus tiba dari konsumen yang tidak terdeteksi. Banyak maskapal yang melakukan proses rekonstruksi. Seperti avianca serta latam airlines grup untuk airbus. Aeromexico serta virginaustralia untuk boeing yang ke-2 alami risiko paling besar atas penangguhan.

“yang terjelek belum dirasakan oleh beberapa maskapal.” tutur besar al bake. Ceo dari qatar airways. Mana yang maskapal itu telah memperoleh dana kontribusi sebesar usd 2 miliar.

“maskapal penerbangan harus ditolong oleh pemerintahnya untuk dapat bertahan.” lebih bake.

Wabah virus korona menghajar industri penerbangan sebab banyak negara menetapkan limitasi perjalanan buat menahan penebaran virus. Menurut riset. Efeknya pada maskapal penerbangan kemungkinan seburuk kejadian 11 september 2001. Berikut lap…

 

error: Content is protected !!